Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara <p><strong>Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran</strong> merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia cabang Surakarta (IPTPI Surakarta). Edudikara terbit berkala per 3 bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan Desember.</p> en-US <ol> <li>Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a&nbsp;<a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0)</a>&nbsp;that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.&nbsp;</li> <li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.</li> <li>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</li> </ol> soepritj@gmail.com (Soepri Tjahjono) singgihsubiyantoro1989@gmail.com (Singgih Subiyantoro) Tue, 05 Oct 2021 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Model Desain Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/244 <p>Penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, contohnya di Kota Banjarmasin belum berjalan maksimal, karena beberapa persyaratan standar penyelenggaraan pendidikan inklusif tidak dipenuhi. Oleh sebab itu, pengembangan model desain penyelenggaraan pendidikan inklusif menjadi lebih penting agar bisa digunakan secara seragam untuk melihat keberhasilan implementasi pendidikan inklusif di Indonesia. Model desain penyelenggaraan pendidikan inklusif terdiri dari 6 standar, yaitu: sistem rekrutment ABK, sistem rekrutment GPK, modifikasi kurikulum dan evaluasi pembelajarannya, aksesbilitas dan sarana-prasarananya, pendanaan/pembiyaan, dan peran komite sekolah. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian dan pengembangan (R&amp;D) untuk menciptakan suatu model desain penyelenggaraan pendidikan inklusif yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dan amanah konstitusi Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Model desain penyelenggaraan pendidikan inklusif yang terdiri dari 6 standar ini nantinya dapat menjadi bahan rekomendasi kepada sekolah dan komite sekolah dalam menyiapkan prosedur standar operasional (SOP).</p> Agus Hadi Utama ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/244 Tue, 05 Oct 2021 04:21:09 +0000 Pembelajaran SOLE dalam Membangun Keefektifan Belajar pada Peserta Didik http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/245 <p><em>The purpose of this paper is to build the effectiveness of learning in students through the SOLE (Self Organizing Learning Environment) learning model. During the Covid-19 pandemic, the learning concept system was changed to online (Online) to keep the learning process running and conveyed to students optimally. Through online learning (Online) or BDR (Learning from Home) or PJJ (Distance Learning) students can still access learning perfectly and achieve competency indicators. Many parents face obstacles in online learning due to independence in children (students) and in participating in online learning (Online). The solution obtained from this analysis is to embed the SOLE (Self Organizing Learning Environment) learning model which emphasizes the independence of each student. This SOLE learning model has a goal in forming competencies (skills) in students, including 1. Critical thinking 2. Problem solving ability 3. Communication skills, and in the SOLE learning model there are three stages of learning activities: 1. Questions 2. Investigation 3. Reviewing the three stages of the activity can create the effectiveness of students in receiving the material. By embedding learning the SOLE (Self Organizing Learning Environment) model is very helpful in the learning process from home (Online) students have the main role to be active in every learning and instill an independent attitude and learning effectiveness in students.</em></p> Aura Fariha ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/245 Tue, 05 Oct 2021 04:24:52 +0000 Penerapan Metode Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/246 <p>Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana penerapan metode <em>discovery learning</em> keterampilan menulis puisi peserta didik. Pembelajaran adalah salah satu cara pendidikan dalam upayanya untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri peserta didik. Potensi tersebut ditingkatkan menjadi kepandaian yang berkompeten, baik dari bidang sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Metode discovery learning merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan menulis. Menulis puisi adalah salah satu kreativitas di bidang sastra yang mencerminkan hasil pengalaman, pengetahuan, dan perasaan penyairnya yang dibentuk menjadi sebuah puisi. Pembelajaran tentang menulis puisi terdapat pada materi siswa kelas X Kurikulum 2013 pada Kompetensi Dasar 4.17 Menulis puisi dengan memerhatikan unsur pembangunnya.</p> Haifa Amalia Sholiha ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/246 Tue, 05 Oct 2021 04:27:27 +0000 Penggunaan Media Seesaw Class pada Kegiatan Belajar dari Rumah Selama Pandemi Covid-19 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/247 <p>The objective of the study is to describe the effectiveness of the media seesaw class in learning from home based in networks (online). This study applied descriptive qualitative research. Data collection techniques used were through interviews, observation, documentation and online portfolios. The subjects of this study were 3rd grade students of SD Negeri Laweyan, Surakarta. The results of this study prove that the media seesaw class has a positive impact on learning from home for students during the Covid-19 pandemic. This is shown by the various seesaw class features that make it easier for teachers and students to learn from home during the Covid-19 pandemic. The seesaw class application that can be accessed via Andorid's cellphone not only makes it easier for teachers and students to interact, but also interactions between students. This is what increases student learning activities at home because both teachers and students are not fixated on time</p> Anik Twiningsih ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/247 Tue, 05 Oct 2021 04:44:10 +0000 Penggunaan Media Beruang Antik Berbasis STEAM pada Materi Bangun Ruang Siswa Sekolah Dasar http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/249 <p>Kondisi pada wabah Pandemi Covid -19 yang sedang mewabah di Indonesia ini sangat berpengaruh di segala eknik, salah satunya di bidang pendidikan. Dunia pendidikan merasakan dampak yang sangat&nbsp; luar biasa terutama guru dalam proses belajar, agar pembelajaran tetap menyenangkan meskipun belajar&nbsp; di rumah. Sehingga guru diminta dan dipaksa untuk menbuat perangkat pembelajaran sebagai solusi dan inovasi melalui pemanfaatan berbagai perangkat pembelajaran serta aplikasi daring <em>(online)</em>. Media pembelajaran Beruang Antik berbasis&nbsp; STEAM diantaranya disiplin sains, teknologi, Teknik, seni, dan matematika ini peserta didik diajak untuk dapat berpikir secara kritis dengan metode belajar memecahkan masalah serta dapat menggunakan kecanggihan alat teknologi dan strategi belajar yang aktif dan kreatif. Media Beruang Antik dapat membantu peserta didik meningkatkan keterampilan perpikir kreatif dan keterampilan berkomunikasi. Dalam pelaksanaan pembelajaran, media Beruang Antik memberdayakan keterlibatan orang tua, untuk mengarahkan peserta didik menyelesaikan masalah, mendorong peserta didik berekplorasi, menemukan cara-cara baru. Keterlibatan Orang tua inilah yang akan membuat pembelajaran secara <em>daring</em> menggunakan Media Berung Antik ini dapat berjalan maksimal.</p> <p><strong>Kata kunci</strong> : Pandemi Covid-19, Media Beruang Antik, STEAM</p> Ani Kholifatul Khoir ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/249 Tue, 05 Oct 2021 04:40:01 +0000 Model Pembelajaran Snowball Throwing untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa pada Materi Pengaruh Kalor http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/250 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing pada siswa kelas V SD Negeri 1 Wonoharjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II komponen perangkat terdiri dari perencanaan, tindakan pengamatan (observasi), dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Wonoharjo yang berjumlah 5 orang. Sedangkan obyek penelitian adalah keseluruhan proses pada penerapan model Snowball Throwing di SD 1 Wonoharjo. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi, tes akhir siklus dan dokumentasi. Untuk analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Snawball Throwing dapat meningkatkan proses pembelajaran pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda terkait masalah kehidupan sehari – hari pada siswa kelas V semester II SDN 1 Wonoharjo tahun pelajaran 2019/2020 sebesar 40% untuk antusias, 20% untuk keaktifan, dan peran serta sebesar 40%, ada peningkatan kompetensi pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda sebesar 40%, dan peningkatan perilaku/sikap sosial siswa sebesar 20% untuk disiplin siswa, 45% untuk sikap tanggung jawab, dan sikap percaya diri sebesar 25%.</p> Sri Untari ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/250 Tue, 05 Oct 2021 04:32:50 +0000 Efektivitas Penggunaan Google Classroom pada Masa Pandemi Covid-19 terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/251 <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan <em>Google Classroom</em> terhadap hasil belajar PKn siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Pangsid tahun pelajaran 2021. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu penggunaan media pembelajaran <em>Google Classroom</em> dan hasil belajar pada mata pelajaran PKn.</p> <p>Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode <em>pre-experimental</em>. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Pangsid yang berjumlah 13 orang siswa. Sampel ditarik secara keseluruhan atau menggunakan sampel jenuh. Pengujian dilakukan menggunakan tes uraian sebanyak 10 nomor. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, dokumentasi dan kuesioner.</p> <p>Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata <em>posttest</em> lebih tinggi yaitu 80 sedangkan hasil <em>pretest</em> yaitu 60, adapun hasil persentase keseluruhan siswa yang memenuhi standar KKM yaitu 92,3%, atau dari 13 orang siswa, 12 orang yang mendapatkan nilai di atas 70 KKM.</p> <p>Indikator efektivitas pada penelitian ini didasarkan pada teori Slavin dalam (Afriliani, 2019). Terdapat empat indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keefektifan pembelajaran yaitu; kualitas pembelajaran, tingkat pembelajaran yang sesuai, intensif, dan waktu. Setelah mengumpulkan data, peneliti menganalisa dan menemukan bahwa semua indikator efektivitas telah terlaksana dan dicapai dalam penelitian serta memberikan efek kepada penggunaan&nbsp; <em>Google Classroom</em> terhadap hasil belajar PKn siswa kelas XI IPA SMA&nbsp; Muhammadiyah Pangsid.</p> <p>Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa metode pembelajaran berbasis <em>Google Classroom </em>efektif terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian peneliti menyarankan kepada pihak sekolah hendaknya memberikan dukungan pada penggunaan metode pembelajaran berbasis <em>Google Classroom </em>dalam proses belajar mengajar.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Usman M, Rosmini Rosmini, Hartati Hartati, Singgih Subiyantoro ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/251 Tue, 05 Oct 2021 04:29:20 +0000 Dampak Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19 terhadap Psikologis Mahasiswa Keperawatan http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/252 <p>Pembelajaran daring yang dilaksanakan selama masa pandemi pada semua tingkat pendidikan banyak menyebabkan adanya dampak psikologis yang terjadi &nbsp;termasuk pada golongan mahasiswa. Artikel ini membahas tentang dampak psikologis yang terjadi pada mahasiswa keperawatan Universitas Advent Indonesia dalam mengikuti pembelajar daring dimasa pandemi covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak psikologis apa yang terjadi terhadap mahasiswa yang mengikuti pembelajaran daring, agar pembelajaran daring ini tetap efektif dan tujuan pembelajarannya tersampaikan. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode koesioner DASS-21 dan dibagikan kepada responden dalam bentuk google form. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan Universitas Advent Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Dalam masa pembelajaran daring ini terdapat adanya dampak psikologis yang terjadi ialah perubahan stress yaitu kecemasan yang terjadi dengan nilai 9,80% yang berarti berada pada tingkat kecemasan ringan.</p> Jassica Friscillia Naibaho ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/252 Tue, 05 Oct 2021 04:36:31 +0000 Pengaruh Persepsi Siswa atas Kreativitas Guru dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar IPA http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/253 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur besarnya pengaruh langsung dan tak langsung persepsi siswa atas kreativitas guru dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA di SMP Kristen Kanaan Jakarta.&nbsp; Penelitian ini memiliki hipotesis : (1) terdapat pengaruh langsung signifikan persepsi siswa atas kreativitas guru terhadap minat belajar, (2) terdapat pengaruh langsung signifikan persepsi siswa atas kreativitas guru terhadap hasil belajar IPA; (3) terdapat pengaruh langsung signifikan minat belajar terhadap hasil belajar IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan analisis jalur (<em>path analysis</em>). Populasi adalah siswa SMP Kristen Kanaan Jakarta TA 2020/2021 yang berjumlah 140 siswa . Jumlah sampel adalah 50 siswa yang dipilih melalui teknik <em>simple random sampling</em>.&nbsp; Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner daring dan hasil belajar IPA yang diambil dari nilai semester 2.&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan persepsi siswa atas kreativitas guru dan minat belajar memberi pengaruh besar terhadap hasil belajar IPA. Persepsi siswa atas kreativitas guru memberi pengaruh 55,5% terhadap hasil belajar IPA, sedangkan minat belajar memberi pengaruh 30,3% terhadap hasil belajar IPA. Besarnya pengaruh tak langsung persepsi siswa atas kreativitas guru terhadap hasil belajar IPA adalah sebesar 25,1%.&nbsp; Pengaruh total persepsi siswa terhadap kreativitas guru dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA adalah sebesar 76,9%. Sedangkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan : (1) terdapat pengaruh langsung persepsi siswa atas kreativitas guru terhadap minat belajar siswa; (2) terdapat pengaruh langsung persepsi siswa atas kreativitas guru terhadap hasil belajar IPA; (3) terdapat pengaruh langsung minat belajar terhadap hasil belajar IPA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPA bisa ditingkatkan dari persepsi siswa atas kreativitas guru dan minat belajar.</p> Wisnu Mursabdo ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/253 Tue, 05 Oct 2021 00:00:00 +0000 Problematika Guru dalam Menanamkan Nilai Karakter Selama Home Visit Siswa Sekolah Dasar http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/254 <p>Abstrak<br>Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan problematika guru dalam menanamkan nilai karakter selama home visit dan solusi untuk mengatasi problematika yang dihadapi pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kateguhan 02. Penelitiaan ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deksriptif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kateguhan 02. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik validasi data menggunakan triangulasi. Analisis data menggunakan reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa problematika guru dalam menanamkan nilai karakter selama home visit berupa 1) guru tidak tahu persis apakah siswa melaksanakan ibadah tepat waktu, suka berbagi dan menolong, berdoa sebelum dan sesudah belajar seperti saat home visit ketika dirumah, serta apakah selalu menghargai orang lain. 2) keterlambatan siswa saat mengikuti home visit dan mengumpulkan tugas serta siswa kurang menghargai guru saat berlangsungnya kegiatan home visit. 3) kurangnya upaya siswa untuk mengetahui materi yang lebih dalam. 4) siswa malas berpikir dan kurang inovatif. 5) kecurangan dan kebohongan siswa ketika ditanya dalam belajar, mengerjakan tugas, mengenai waktu ibadah dan kegiatan lainnya dirumah. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut dengan menggunakan buku harian siswa, memberikan variasi pertanyaan soal diluar materi, penggunaan media pembelajaran dalam penyampaian materi, menggunakan aplikasi pembelajaran daring atau media online, bekerjasama dengan orangtua.</p> Dwi Setyani, Nurratri Kurnia Sari, Tri Sutrisno ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/254 Tue, 05 Oct 2021 04:11:03 +0000 Pendidikan Karakter Orang Tua terhadap Anak dalam Teks Jawa "Dongengipun Suwidak Loro" http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/257 <p>Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang bentuk-bentuk pendidikan karakter yang diberikan <em>Mbok Randha</em> <em>Sambega </em>kepada <em>Suwidak Loro</em> dalam teks Jawa <em>Dongengipun Suwidak Loro.</em> Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian yang digunakan meliputi kata, frasa maupun kalimat yang berhubungan dengan pendidikan karakter, sedangkan teks Jawa <em>Dongengipun Suwidak Loro </em>sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data menggunakan cara pustaka, simak dan catat. Menyimak semua data yang berhubungan dengan pendidikan karakter, kemudian memilah dan mencatat data tersebut sehingga dapat dianalisis untuk mendapatkan hasil pembahasan dari penelitian ini. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif untuk mendapatkan hasil pembahasan dalam penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan pembahasan bentuk-bentuk pendidikan yang dilakukan <em>Mbok Randha Sambega , </em>antara lain: (1) kasih sayang; (2) mendoakan anak untuk yang terbaik; (3) tidak pernah mencela anak; dan (4) selalu berpikir positif.</p> R. Adi Deswijaya ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/257 Tue, 05 Oct 2021 04:08:32 +0000 Pengaruh Budaya Belajar terhadap Self-Efficacy Siswa Cerdas Istimewa di Sekolah Menengah Atas http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/258 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data empiris tentang pengaruh budaya belajar terhadap <em>self-efficacy</em> siswa cerdas istimewa di SMAN 78 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana dan pengambilan sampel berdasarkan teknik <em>simple random sampling </em>dengan penentuan jumlah sampel yang dikembangkan oleh <em>Isaac </em>dan <em>Michael. </em>Data dikumpulkan menggunakan angket, wawancara, dan studi dokumentasi. Berdasarkan pengolahan data SPSS <em>Ver.22, </em>hasil pengujian korelasi (uji-r) menunjukkan rhitung bernilai positif sebesar 0,829 &gt; rtabel sebesar 0,304 dengan signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05, maka terdapat hubungan yang signifikan antara budaya belajar terhadap <em>self-efficacy</em> siswa cerdas istimewa dalam tingkatan sangat kuat dan searah. Hasil perhitungan regresi linear sederhana menghasilkan koefisien regresi sebesar 0,845 yang diinterpretasikan budaya belajar berpengaruh positif terhadap <em>self-efficacy</em> siswa cerdas istimewa. Pada perhitungan koefisien determinasi diketahui pengaruh budaya belajar terhadap <em>self-efficacy</em> siswa cerdas istimewa sebesar 68,6%, sementara sisanya 31,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dapat disimpulkan budaya belajar berpengaruh positif sebesar 68,6% terhadap <em>self-efficacy</em> siswa cerdas istimewa. Semakin baik budaya belajar siswa cerdas istimewa maka akan semakin tinggi <em>self-efficacy</em>nya.</p> Ananda Aprilia, Siti Masyithoh, Mu'arif SAM ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ojs.iptpisurakarta.org/index.php/Edudikara/article/view/258 Tue, 05 Oct 2021 04:05:19 +0000