Pengaruh Budaya Belajar terhadap Self-Efficacy Siswa Cerdas Istimewa di Sekolah Menengah Atas

  • Ananda Aprilia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Siti Masyithoh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Mu'arif SAM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Keywords: Budaya Belajar, Self-Efficacy, Siswa Cerdas Istimewa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data empiris tentang pengaruh budaya belajar terhadap self-efficacy siswa cerdas istimewa di SMAN 78 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana dan pengambilan sampel berdasarkan teknik simple random sampling dengan penentuan jumlah sampel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael. Data dikumpulkan menggunakan angket, wawancara, dan studi dokumentasi. Berdasarkan pengolahan data SPSS Ver.22, hasil pengujian korelasi (uji-r) menunjukkan rhitung bernilai positif sebesar 0,829 > rtabel sebesar 0,304 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka terdapat hubungan yang signifikan antara budaya belajar terhadap self-efficacy siswa cerdas istimewa dalam tingkatan sangat kuat dan searah. Hasil perhitungan regresi linear sederhana menghasilkan koefisien regresi sebesar 0,845 yang diinterpretasikan budaya belajar berpengaruh positif terhadap self-efficacy siswa cerdas istimewa. Pada perhitungan koefisien determinasi diketahui pengaruh budaya belajar terhadap self-efficacy siswa cerdas istimewa sebesar 68,6%, sementara sisanya 31,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dapat disimpulkan budaya belajar berpengaruh positif sebesar 68,6% terhadap self-efficacy siswa cerdas istimewa. Semakin baik budaya belajar siswa cerdas istimewa maka akan semakin tinggi self-efficacynya.

Published
2021-10-05
How to Cite
Aprilia, A., Masyithoh, S., & SAM, M. (2021). Pengaruh Budaya Belajar terhadap Self-Efficacy Siswa Cerdas Istimewa di Sekolah Menengah Atas. Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3). https://doi.org/10.32585/edudikara.v6i3.258
Section
Articles